RADAR ARPA PICTURE
Radar Plotting
Radar Plotting Formulas
Rumus perhitungan Radar Ploting
Time to
CPA (TCPA) = "A" to CPA (AN) x Plotting Interval
|
|
Distance
"O" to "A"
|
"WO"
= Own ships speed x Plotting interval
|
|
60
|
Targets
Course/Haluan Target = "W" through Centre of "A" = WA
|
Targets
speed = Distance "WA" x 60
|
|
Ploting Interval
|
MANOUVERING BOARD
OF RADAR PLOTING SHEET
1)
Keterangan titik2 yang harus diketahui dalam
RADAR PLOTING:
Ø Titik C =
Adalah pusat dari plotting sheet
Ø Titik O =
Posisi relative target pada saat pertama kali diamati untuk keperluan plotting
Ø Titik A =
Posisi relative target setelah beberapa saat dilakukan pengamatan dan dianggap
posisi terakhir untuk dilukisnya segitiga vector kecepatan.
Ø Titik N =
Titik terdekat yg akan ditempuh target terhadap kapal sendiri, atau disebut
juga Closest Point of Approach (CPA)
Ø Garis OA =
Gerakan relative target hasil pengamatan RADAR, perpanjangan garis OA ini
disebut garis pendekatan
Ø Garis CN =
Jarak terdekat atau jarak CPA adalah merupakan jarak tegak lurus dari C kegaris
perpanjangan OA
Ø Garis WO =
Haluan dan kecepatan Own ship selama selang waktu pengamatan pertama dan
terakhir dari target
Ø Garis WA =
Haluan dan kecepatan target selama selang pengamatan pertama dan terakhir dalam
plotting.
Ø Aspect = Sudut antara haluan target dengan
kebalikan baringan terhadap target, fungsi aspect untuk mengetahui kapal target
berada diarah mana dari own ship (Apakah nampak lambung kiri atau lambung
kanan)
Ø Drift = Distance dari "A" ke
"W"
Ø Set = Direction/arah
from "A" to "W"
Ø Rate of Tide = Distance from "A" to "W" x
60
2) Perhatikan gambar
ploting berikut:
Ø Yellow Plot is the
targets first plot (Titik kuning adalah baringan target pertama kali)
Ø Red Plot is the
targets last plot (Titik merah adalah baringan target terakhir kali)
(1)Pada kertas ploting sheet, lukislah haluan
dan kecepatan kapal (Own ship), dengan titik pusat C
(2)Dari titik Pusat C, lukislah garis baringan dan jarak terhadap
target, Baringan pertama ditandai dg (O) pada gambar diatas yg berwarna kuning.
Sedangkan baringan terakhir ditandai (A) pada gambar diatas yg berwarna merah
(3)Dari baringan pertama (O) dan terakhir (A), perpanjanglah garis ini sampai melewati titik pusat ploting (C). perpanjangan garis OA ini disebut garis pendekatan dan jika garis pendekatan mengarah ke titik pusat C artinya baringan juga tetap, sudah bs dipastikan bahwa CPA = 0 (ada bahaya tubrukan) dan bila garis pendekatan menjauhi titik pusat C berarti CPA = Membesar (semakin besar semakin aman). sedangkan garis OA adalah haluan dan kecepatan relative target.
(4)Geserkan haluan kapal (own ship) hingga memotong titik (O), dari
sini akan diperoleh garis WO dr formula dibawah,(Garis WO = haluan/kecepatan
own ship) – lihat gambar.6
"WO" = Own ships speed x Plotting
interval
|
|
60
|
(5)Hubungkan titik W dengan A (WA), garis WA adalah merupakan
haluan dan kecepatan target (Lihat gambar.7)
6)Untuk mendapatkan CPA, Tarik/perpanjang garis OA dan pada garis
perpanjangan OA tersebut buatlah garis tegak lurus memotong titik pusat C, dan
terbentuklah garis CN (CPA), lihat gambar.8.
Aspect
Aspect adalah Sudut antara haluan target dengan kebalikan baringan
terhadap target, fungsi aspect untuk mengetahui kapal target berada diarah mana
dari own ship (Apakah target dari own ship nampak lambung kiri atau lambung
kanan)
This is the angle between your vessel and the
targets vessel and what colour of sidelight you see
From the course line your steering draw a line onto plot "A", the angle between the 2 lines is the aspect and if you saw a green sidelight then it would be (E.g."Green 048 degrees) and if a red sidelight then (E.g. Red 056 degrees)
From the course line your steering draw a line onto plot "A", the angle between the 2 lines is the aspect and if you saw a green sidelight then it would be (E.g."Green 048 degrees) and if a red sidelight then (E.g. Red 056 degrees)
In
this case, the Aspect would be roughly "RED 015 degrees"
3. OWN SHIP
MERUBAH HALUAN (Alteration of Course)
Keterangan:
(1)Buatlah/gambarlah Basic RADAR Ploting sebagaimana langkah2
diatas (Make basic Radar ploting)
(2)Tentukan berapa derajat anda akan merubah haluan (amount of
alter course)
(3)WO adalah haluan sejati kapal anda sebelum merubah haluan,
katakanlah anda merubah haluan sebesar 90⁰ kekanan (A/C 90⁰ to starboard). Dengan
menggunakan busur, dimulai dari garis WO sebagai OOO⁰, ukurlah sudut 90⁰ kearah
kanan dari garis WO tersebut dan berikan tanda. (Merubah haluan kekanan buat
sudut kekanan sedangkan bila merubah haluan kekiri buat sudut kekiri)
(4)Dari W buatlah garis melalui sudut perubahan 90⁰ pada tanda tersebut.
Untuk menentukan titik O baru (O1), sedangkan panjang WO1 adalah sama dengan WO
mula2.
(6)WO1 adalah haluan anda yang baru setelah merubah haluan 90⁰
kekanan.
(7)Dari garis O1, buatlah garis memotong titik A dan terus
perpanjang garis tersebut sampai melewati titik pusat ploting.
(8)New CPA adalah garis perpotongan antara garis perpanjangan O1A
dengan garis tegak lurus dari O1A terhadap titik pusat ploting sheet
4. OWN SHIP
MERUBAH KECEPATAN (Alteration of Speed)
Keterangan:
1)Buatlah/gambarlah Basic RADAR Ploting sebagaimana langkah2
diatas (Make basic Radar ploting)
(2)Tentukan kecepatan baru anda
(3)Apabila anda mengurangi kecepatan, maka garis WO akan memendek
sesuai dg kecepatan yg anda tentukan. Dan sebaliknya garis WO akan menjadi
panjang jika anda menambah kecepatan.
(6)Dari titk W, ukurlah jarak sesui kecepatan anda dan tandailah
dg O1 (WO1 = kecepatan baru)
(7)Dari garis O1, buatlah garis memotong titik A dan terus
perpanjang garis tersebut sampai melewati titik pusat ploting.
(8)New CPA adalah garis perpotongan antara garis perpanjangan O1A
dengan garis tegak lurus dari O1A terhadap titik pusat ploting sheet
5. Merubah
haluan dan kecepatan (Change of course and speed)
Langkah-langkahnya:
(1)Buatlah/gambarlah Basic RADAR Ploting sebagaimana langkah2
diatas (Make basic Radar ploting)
(2)Tentukan kecepatan baru anda
(3)Pada garis WO, dari titik W jangkakan kecepatan kapal dan
tandai dengan W1
(4)Sekarang Tentukan berapa derajat anda akan merubah haluan
(amount of alter course)
(5)W1O adalah haluan sejati anda sebelum merubah haluan, katakanlah
kemudian anda merubah haluan 090⁰, Dengan menggunakan busur, dimulai dari garis
WO sebagai OOO⁰, ukurlah sudut 90⁰ kearah kanan dari garis WO tersebut dan
berikan tanda.
(6)Dari W1 buatlah garis melalui sudut perubahan 90⁰ pada tanda tersebut.
Untuk menentukan titik O baru (O1),W1O1 adalah haluan baru anda.
(7)Dari O1, buatlah garis memotong titik A dan terus perpanjang garis
tersebut sampai melewati titik pusat ploting.
(8)New CPA adalah garis perpotongan antara garis perpanjangan O1A
dengan garis tegak lurus dari O1A terhadap titik pusat ploting sheet
(9)Ukurlah dengan jangka berapa CPA baru anda.
Exercise:
1. KM Nunki mempunyai data sbb:
Haluan = 260⁰, kecepatan = 6 Knots dan
pengamatan pada layar RADAR diperoleh data sbb:
Jam
|
Baringan
|
Jarak
|
10.04
|
195⁰
|
5 MIL
|
10.10
|
195⁰
|
4 MIL
|
10.16
|
195⁰
|
3 MIL
|
Ditanyakan:
a.
Haluan dan Laju
kapal lain/target tersebut?
b.
Pada pukul
10.16 dengan kecepatan tetap, haluan dirubah menjadi 320⁰, berapakah New CPA
nya?
WO = Ploting
Interval X Own Speed
60
= 12/60 X 6 = 1.2 Mil
a. Bearing tetap, jadi CPA
= 0 (Nol)
TCPA = AN/OA X Ploting Interval
=
3/2 X 12
=
18 Menit
TCPA = 10.16 + 18 menit
=
10.34 Hrs
Haluan Target = WA
= 340⁰
Speed target = WA X 60 .
Ploting Interval
=
1.9 X 60/12
=
9.5 Knots
Aspect jam 10.16:
Kebalikan Baringan 195⁰ = 015⁰
Hs Target
= 340⁰
Aspect = - 325⁰+360⁰
=35⁰ tampak lambung kanan (Hijau)
b. Pukul 10.16 dengan kecepatan tetap merubah haluan menjadi 320⁰
New CPA = CN’ = 0.5 Mil
New TCPA = AN’/O’A X Ploting Interval
=
2.95 / 0.81 X 12
=
43.6 Menit
New TCPA = 10.16 + 43.6 Menit
=
10.59.36 Hrs = 11.00 Hrs