Senin, 04 November 2019
zie ahmadi: Berlabuh Jangkar
zie ahmadi: Berlabuh Jangkar: Berlabuh jangkar adalah kegiatan rutin yg pasti pernah dialami bagi pelaut, makanya simbol pelaut selalu "Jangkar". ...
Berlabuh Jangkar
Berbeda dg berlabuh cinta yg hanya terjadi beberapa kali seumur hidup.ππππ atau bahkan ada lho yg gk pernah sama sekali.
Memang ada? "Ya ada, itu pelaut2 jomblo jejaka tua kan tdk pernah berlabuh cinta" ππππ
Mngkin jodohnya diambil pelaut playboy "Dimana kapal bersandar disitu cinta berlabuh".
Walaupun makanan rutin, tapi masih banyak incident terjadi ketika kapal mau berlabuh, contohnya dlm video dibawah ini.
Jangkar bs meluncur habis tdk terkendali sampai Bitter end.
Kenapa bisa begitu yaa??....kayaknya sih penyebabnya ada 2 yaa:
- Kecepatan kapal terlalu tinggi ketika dropping anchor (lebih dr 2 knots)
- Berlabuh di perairan dalam dmn trjdi kesalahan teknik.
Cinta bisa putus, begitupun jangkar juga bisa putus kalau salah Teknik menjatuhkanya..ππ
Apakah yg perlu kita tau tentang "Berlabuh Jangkar".
Berikut adalah bagian2 dari penataan anchor windlass.
Metode Berlabuh jangkar ada 2 yaitu:
- Letting go the ancor = Jangkar dijatuhkan kelaut dg Gravity.
- Walking back = Jangkar diarea dg menggunakan gear/windlass.
"Letting go an anchor" adalah cara yg paling mudah dan sering digunakan. Tapi dlm keadaan tertentu sprti perairan dalam, berlabuh dg "Walking back" juga digunakan untuk menghindari jangkar meluncur dg cepat, brake tdk mampu nahan dan jangkar bisa hilang.
Mendekati tempat berlabuh jangkar sedapat mungkin harus berlawanan dg arah arus dan angin, kecuali kapal2 kecil yg bisa berputar ditempat.
Namun sebelum jangkar dijatuhkan, haluan harus menghadap angin/arus.
Sambil bergerak mundur kecepatan kapal ketika menjatuhkan jangkar berada pada kisaran "0.5 knots – 1 knots". Jangan lebih dari 2 knots agar jangkar tdk meluncur dg cepat tdk trkendali yg bs mengakibatkn kerusakan Brake lining atau hilangnya jangkar krn putus pada bitter end.
"HINDARI MENJATUHKAN JANGKAR BY GRAVITY DARI ATAS KETINGGIAN/KEDALAMAN 20 METERS".!!!!!
Jangkar harus diarea by gear sampai sedekat mungkin kedasar laut yakni sktr 5 meter dr seabed, jangan sampai menyentuh dasar laut untuk menghindari kerusakan akibat pergerakan kapal.
Kedalaman laut bisa dilihat melalui Echousounder atau chart datum di peta.
"PANJANG 1 SHACKLE RANTAI JANGKAR = 27.5 M". Disini bisa kita perkirakan brpa yg harus diarea.
Jika menggunakan cara “Walking back”.
Ketahuilah bahwa rata2 windlass dirancang dg kecepatan area sekitar 9 Mtrs/minute = 540 mtrs/hours (0.3 knots)
Jadi berlabuh dg walking back (windlass gear) kecepatan mundur kapal jgn lebih dari 0.5 knots agar rantai dan windlass tidak stress.
Berapa sih idealnya panjang rantai jangkar yg harus diarea.?
Dalam segala kondisi cuaca perlu diingat bhwa kedudukan rantai harus HORIZONTAL dg jangkar, utk itu berlabuh dg rantai yg panjang akan lebih "Good holding".
Berlabuh dg rantai yg terlalu panjang tdk selalu bisa dilakukan pada perairan "Congested water" seperti di Singapore.
Menghitung panjang rantai jangkar yg harus diarea ada beberapa cara:
- Jumlah shackle = 1.5√D (D = Kedalaman laut).
- Panjang rantai dalam meters = 6 - 10 kali kedalaman laut).
- Jika menggunakan "Wire cable", maka panjangnya = 39 x√D (D = Kedalaman laut)
Kekuatan “Holding” jangkar.
Ada bbrpa faktor yg mempengaruhi kekuatan holding sebuah jangkar yaitu:
- Design atau bentuk jangkar, jangkar dengan “Fluke/kuku yang lebar” itu lebih kuat good holdingnya (lihat gambar diatas).
- Jenis dasar perairan, Jenis dasar “PASIR/SAND” adalah yang terkuat untuk “Good holding ground”, sedangkan “SOFT MUD/LUMPUR LUNAK” adalah yg terburuk. Naah dr sini kita bisa nentukan berapa Panjang rantai idealnya.
- Keadaan cuaca perairan setempat: Arus, angin dan ombak.
- Panjang rantai jangkar, semakin Panjang maka semakin “Good holding”. Tapi perhitungkan kepadatan area sekitar dg "swinging circle"
Menghitung “Anchor Swinging circle”, perhitungan ini perlu dilakukan untuk menjaga jarak aman dengan kapal2 lain disekitarnya.
Perhitunganya sangat simple yaitu:
Swinging circle = Panjang rantai jangkar diair + Panjang kapal.
Contoh: kapal panjangnya 100M berlabuh jangkar sebanyak 6 shackle di deck, berapa swinging circle nya?
Swinging circle = (6 Shackle x 27.5M) + 100M = 165+100 = 265M kemudian di convert ke nautical miles = 265 : 1852 = 0.143 NM.
Kemudian set di Radar range circle dg angka 0.143 NM trsebut untuk menjaga jarak dg kapal lain. Namun jika dibelakang ada kapal lain maka range trsebut hrs dinaikan 2x lipat, sebab setelah jangkar dijatuhkan, maka kapal akan bergerak mundur sepanjang rantai yg diarea dan mendekat kekapal dibelakangnya.
Melaporkan posisi jangkar, ini penting juga lhoh untuk diketahui:
- Clock format = Haluan kapal dianggap arah jam 12. Jika arah rantai jangkar ke kanan maka disebut "1'o clock, 2' o clock, etc" dan jika arah rantai kesebelah kiri maka disebut "11' o clock, 10' o clock, etc".
- Cardinal point = Ini seperti menggunakan kompass, 1 point = 11.25 degrees. Cara lapornya "2 point in starboard bow, 1 point in port bow, etc".
Tapi yg paling umum adalah "Clock format".
Kedudukan rantai.
Hal ini pun penting juga utk dilaporkan, istilah yg biasa digunakan adalah:
- Short stay = Rantai jangkar mengarah terlihat dekat/pendek dr kapal, agak2 miring dikit gitu arahnya dg ship side.
- Medium stay = Rantai jangkar mengarah sedang2 saja dr ship' side.
- Long stay = Rantai jangkar menjulur jauuuh gtu. Ini tandanya jangkar kencang.
- Up and Down = Rantai jangkar tegak lurus dan parallel dg ship's side. Dari hawse pipe trlihat lurus kedalam air.
Berapa sih kekuatan windlass atau mesin jangkar.
Mesin jangkar biasanya hanya mampu menahan beban sepanjang 80 meter atau sekitar 3 shackles dr rantai jangkar.
Jika kita berlabuh dikedalaman lebih dari 80 meter, alamat dech anchor windlass akan berat utk menarik jangkarnya atau bhkan bisa macet, kecuali mesin windlass yg modern ini banyak di lengkapi dg hydraulic pumps ganda. Maka ini tdk berlaku.
Semoga bermanfaat dan bs menambah wawasan keselamatan bekerja dilaut.
Salam.
KSA, 04 November 2019.
Zie Ahmadi.
Minggu, 03 November 2019
Contoh "Recommendation Letter for Seafarers"
Recommendation letter.
Mungkin ada Cadet/Perwira yg masih baru sedang mencari contoh surat rekomendasi agar mudah mencari kerja, tinggal copas saja tulisan dibawah dan diisi/diubah sesuai kapasitasnya.
Ceritanya beberapa waktu lalu ada AB dari Filipina yg meminta saya untuk dibuatkan surat rekomendasi.
Dia ini punya Ijazah sesuai STCW 2010 Reg II/1: OOW of Ships GT 500 or more..
Di kapal dia jadi AB dan sekaligus belajar, nah dia skrg udh confident utk jd perwira.
Berikut surat rekomendasi yg saya buat utk dia.
TO WHOM IT MY CONCERN
Subject : Letter of Recommendation for Mr…
Date : 04 November 2019
This letter shall serve as my recommendation and provide a document attesting of reference for:
Name : ………..
Nationality : ………..
Seaman Book No : ………..
Date of sign on : .........
Capacity/Position : AB as Rating Forming Part of a Navigational Watch (RFPNW)
Holding license : Officer in Charge of a Navigational Watch (Ships GRT of 500 or more)
During his tour of duty onboard the MV.... (IMO: 9660243) in the capacity as mentioned above.
He took part and performed duty with satisfactory under supervision of duty Officer for the task as follows:
- Navigational watch keeping and Collision regulation
- Cargo handling and stowage
- Controlling the operation of the ship, maintenance and care for the crew on board.
- Compliance with pollution prevention as per MARPOL regulation and ISM Code
- Radio communication and GMDSS.
He is a self-starter, hard worker, detailed oriented and did not require supervision after receiving instructions. His optimistic and friendly personality served him well communicating to the other vessel crew.
Base on the fact above, I strongly recommended that he has been found competence to perform as “Officer in Charge of a Navigation Watch” with capacity and limitation as stated on his certificate.
Kind Regards,
........................................
Capt.....................
Master of MV..........
V-Sat: +966 13 821 9708
Email: abcd@company.com
Semoga bermanfaat.
KSA, 04 November 2019
Zie Ahmadi
Kamis, 31 Oktober 2019
Hikayat "IALA CARDINAL BUOYAGE SYSTEM"
Asal mula (Hikayat) "Cardinal Buoyage System".
Salam Navigator,
Buoy ini berfungsi untuk menunjukan sisi perairan aman dan bahaya navigasi buat para navigator.
Para navigator mesti tahu dg istilah diatas, tapi msh byk yg tidak hafal dg karakteristik buoy dan apa yg hrs dilakukan ketika ketemu sm Buoy ini dilaut. Jka salah mengambil tindakan, maka bisa berakibat fatal bagi keselamatan kapal (Kapal bs kandas, nabrak kerangka, karang, dsb)
Tahukah kalian bahwa "Cardinal Buoy" mulai dari warna dan top mark dibuat berdasarkan geography penduduk bumi.
Jika paham dg ini, dijamin gk akan lupa seumur hidup dg ciri khas Buoy2 tersebut.
Nah, mari kita kupas satu persatu yaaaππππ.
Dunia ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu: Utara, Timur, Selatan dan Barat.
Cardinal Buoy jg sama: North, East, South dan West cardinal.
Memang hubunganya apaπ€π€π€π€??.
OK..to the point yaa...semoga gak ada yg tersungging ech tersinggung.......hehehehe.
*"NORTH AND SOUTH CARDINAL BUOY".*
Warna Buoy:
Diwilayah utara seperti Amerika dan Eropa, daerah2 tersebut jarang banget mendapatkn sinar matahari, makanya penduduk sana putih2 kaan.??
Itulah knpa warna sisi atas North cardinal dibuat berwarna Hitam (kurang matahari atau gelap) dan bagian bawah kuning (kulit putih)
North cardinal color = Black & Yellow strip.
Sebaliknya di wilayah selatan seperti Asia dan Africa, Matahari selalu bersinar cerah sepanjang tahun, akibatnya penduduknya menjadi hitam2.
Itulah penyebab sisi atas South cardinal dibuat berwarna Kuning (Matahari cerah) dan hitam bagian bawah (berkulit hitam).
South cardinal color: Yellow & Black strip.
Top Mark Buoy (Tanda puncak).
Di Negara2 wilayah utara curah hujan tinggi, sehingga penduduk sana kemana2 membawa payung.
Makanya Top mark north cardinal dibuat seperti payung (2 buah kerucut tegak bersusun vertical).
Di wilayah selatan, curah hujan sangat rendah dan rawan kekeringan dan penduduknya harus menadah hujan dg menggunakan ember.
Itulah kenapa Top mark south cardinal dibuat seperti ember (2 buah kerucut terbalik bersusun tegak).
*"WEST AND EAST CARDINAL BUOY"*
Warna Buoy:
Seperti kita tahu, cewek2 negara2 barat itu fisiknya (luarnya) putih2 dan cantik2. Akan tapi mereka menganut paham freeseks yg tdk baik.
Hal ini seperti digambarkan oleh West cardinal buoy, dimana sisi luarnya berwarna kuning dan sisi tengahnya berwarna hitam (Yellow, Black, Yellow).
Luarnya cakep putih, tapi dalamnya hitam krn freeseksππππ...Maaf..maaf...
Sedangkan cewek2 negara2 timur. Fisiknya kurang cantik dan berkulit hitam2, tapi hatinyaaa broooo.....putih bagai mutiara, cewek timur menjaga kesucianya dan mempersembahkan buat suami seorang...cieeeeee...hehehe.
Makanya East cardinal berwarna hitam di sisi luar dan kuning ditengah2 (Black, Yellow, Black).
Top mark (Tanda puncak).
Kita semua tahu kaaaan.... bahwa orang barat itu aware banget dg penampilan, sehingga mereka menjadi langsing2.
Makanya Top Mark dari West cardinal itu berbentuk cewek langsing yaitu 2 kerucut yg ujungnya saling bertemu (Two cones with their apex together).
Kalo orang timur gimana,,,??
Cewek timur bgtu menikah tidak menjaga penampilan, hamil, hamil dan hamil. Sehingga perutnya menjadi nduuuut.
Akhirnya yaitu...East Cardinal top marknya berbentuk cewek nduuut....2 kerucut yg bersinggungan dasarnya (Two cones with their apex appart).
Sedangkan tanda lampu (Light), dibuat searah dg jarum jam yg dimulai dari North.
North = Quick flashing
East = 3 Quick flasing
South = 6 Quick flasing + Long flashing.
West = 9 Quick flashing.
Nah sekarang,,,jika kalian bertemu dg Cardinal buoy, tindakanya apa coba?
Tindakanya ya mudah bnget..
Buoy ini menunjukan sisi perairan aman.
Contoh:
North cardinal = Disisi utara buoy adalah perairan aman...
Buoy ini berkata "Pass on the north of me.!!, lewatlah di utara saya"
Contoh lain yaaa..
Kita berlayar kearah timur dan tiba2 melihat "North Cardinal Buoy" dihaluan kapal, maka tindakan kita adalah merubah haluan keutara dan lewat disisi utara dari buoy tersebut..
Inipun ada filosofinya lhoo..
Filosofinya adalah dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.
Jika ketemu orang barat, berbuatlah seperti orang barat dan jika ketemu orang timur berbuat sesuai kebiasaan org timur.
Lebih jelas dan buktinnya lihat gambar yaaaa....
Skrg terserah kita sih mau pilih cewek barat yg putih, langsing tapi kelakuan kurang baik krn freeseks.
Ataukah pilih gadis2 timur yg kulitnya gelap, hbs merid byk yg nduut krn sllu hamil, tapi hatinya baik putih dan setia..ππππ
Semua ada sisi positive dan negativenya..
Hehehehe..
Semoga bermanfaat dan tdk ada yg tersinggung berkaitan body shaming atau SARA, trus berakhir di buoy (baca: bui/penjara)πππππππππ
Salam dari laut,
Zie Ahmadi.
31 October 2019
Selasa, 30 Juli 2019
zie ahmadi: Yellow Fever Vaccine
zie ahmadi: Yellow Fever Vaccine: Yellow Fever Vaccine Bagi para Pelaut yg ingin berlayar ke Luar negeri, melakukan vaksinasi "Yellow Fever" saat ini adalah ...
Yellow Fever Vaccine
Bagi para Pelaut yg ingin berlayar ke Luar negeri, melakukan vaksinasi "Yellow Fever" saat ini adalah merupakan kebutuhan.
Ketika kapal akan berlayar kedaerah Amerika selatan, Africa dan sebagian wilayah Asia (Saudi Arabia), maka crew kapal diwajibkan untuk melakukan vaksinasi "Yellow Fever" dg dibuktikan kepemilikan buku kuning/buku vaksinasi atau International Certificate of Vaccination or Prophylaxis yg disingkat ICV.
Bahkan yg terbaru, seluruh pelaut yg bekerja di Offshore Saudi Aramco jg diwajibkan untuk melakukan vaksinasi "Yellow fever"
Untuk itu memiliki buku kuning/ICV merupakan tambahan amunisi guna mendapatkan pekerjaan dilaut sekaligus sebagai proteksi kesehatan.
"Jangan sampai seorang pelaut membawa penyakit ke Negara lain, apalagi pulang membawa penyakit menular ke Negaranya".
Vaksinasi "Yellow fever" ini bisa dilakukan di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) seluruh Indonesia ataupun klinik2 rekanan yg mendapatkan izin resmi dari KKP.
Jadi gak perlu jauh2 ke KKP Jakarta hanya untuk vaksin.
Jika didaerah kita ada Bandara atau pelabuhan niaga sudah bisa dipastikan disitu ada KKP, yg perlu kita lakukan adalah mencari informasi tentang ketersediaan vaksin.
Saya sendiri tinggal di Kota Malang - Jatim.
Beberapa waktu yg lalu ketika mendapat panggilan untuk kembali berlayar, Perusahaan meminta utk vaksinasi "Yellow fever". Perkiraan awal saya vaksin yellow fever tidak tersedia di Malang, sehingga saya berencana utk vaksin ke Surabaya. Namun saya mencoba googling informasi KKP Malang, setelah mencoba menghubungi pihak KKP ternyata vaksin kosong dan hanya ada buku kuningnya saja, pihak KKP menyarankan untuk vaksin di klinik swasta dan setelah itu register/pengambilan buku kuning di kantor KKP.
Lagi2 saya tanya mbah gugel untuk mencari klinik yg menyediakan vaksin yellow fever, Mbah gugel menyarankan untuk menghubungi klinik "Karya Nusantara Medica" yg merupakan rekanan/mendapat izin resmi dari KKP, klinik ini adalah tempat MCU & Vaksinasi para Jamaah Haji/umrah dan TKI yg mau bekerja ke luar negeri. Tanpa babibu segera saya telpon klinik tersebut dan Alhamdulillah benar mereka menyediakan vaksinasi yellow fever komplit dg buku kuning.
Harga paket vaksinasi yellow fever + Typhoid dan buku kuning di klinik tersebut adalah Rp. 950 000.
Klinik "Karya Nusantara Medica" yg berada di Sawojajar - Malang dg pelayanan vaksinasi international.
Surat izin dari KEMENKES utk pelayanan vaksinasi international.
Persyaratan untuk vaksinasi tersebut antara lain:
1. Photo copy Passport
2. Pas Photo warna 4x6 dg background putih.
3. Mengisi borang pernyataan di kantor KKP/Klinik yg berizin.
4. Sudah tentu DUIT.
Untuk di kantor KKP harganya sekitar Rp. 360 000.
Sedangkan klinik swasta berkisar antara Rp. 600 000 - Rp. 950 000. Yg paling mahal 950 ribu tersebut biasanya klinik membuat kebijakan vaksinasi paketan, misalnya: Yellow Fever + Typhoid.
Harga tersebut biasanya sudah termasuk buku kuning/ICV.
Jika di klinik swasta pastikan buku kuning sudah di stamp oleh KKP pada kolom "Official stamp".
Tidak semua klinik swasta menyediakan buku kuning. Untuk itu mintalah tanda bukti pembayaran + sticker vaksin + surat pengantar dr klinik, guna diserahkan ke KKP agar mendapat buku kuning.
Tidak semua klinik swasta menyediakan buku kuning. Untuk itu mintalah tanda bukti pembayaran + sticker vaksin + surat pengantar dr klinik, guna diserahkan ke KKP agar mendapat buku kuning.
Buku kuning/ICV "Front page" tertulis dalam 2 bahasa (Inggris dan Perancis)
Buku kuning halaman vaksinasi, saat ini vaksin Yellow fever berlaku selamanya.
Tips sebelum vaksinasi Yellow fever:
Vaksin yellow fever tergolong langka dan seringkali habis, untuk itu ada beberapa tips yg perlu di lakukan:
Vaksin yellow fever tergolong langka dan seringkali habis, untuk itu ada beberapa tips yg perlu di lakukan:
1. Sebelum berangkat ke KKP untuk vaksinasi pastikan ketersediaan vaksin dg cara menelpon terlebih dahulu. Bisa googling nomor telp KKP diseluruh Indonesia sesuai daerah masing2. Tanyakan secara jelas apakah disana tersedia vaksin yellow fever & buku kuning.
Saya tdk menyarankan untuk daftar vaksinasi secara online. Dari informasi yg sudah2, byk orang daftar online kemudian datang pada hari yang dijadwalkan dan ternyata vaksin habis...eng,,ing,,eng..!! Kecewa dech.
2. Jika KKP bilang bahwa vaksin habis, sedangkan stock bukunya ada. Biasanya mereka akan menyarankan untuk vaksinasi di klinik swasta, kemudian datang ke KKP untuk mendapatkan bukunya.
Tanyakan ke KKP klinik mana yg menyediakan vaksin tersebut, biasanya klinik2 untuk calon Jamaah haji/umrah dan TKI menyediakan vaksin international. - lagi2 harus googling dan jangan segan2 menelpon utk tanya2.
3. Untuk klinik swasta, sblm berangkat pastikan ketersedian vaksin dan tanyakan juga ttg buku kuning apakah dpt dr klinik.
Memastikan ketersediaan vaksin dg menelpon ke KKP atau klinik dapat menghemat waktu dan tenaga agar tidak bolak balik tanpa kejelasan.
4. Vaksin yellow fever saat ini berlakunya seumur hidup, sedangkan dulu hanya 10 tahun. Hal ini dikarenakan depkes sudah ikut WHO sehingga standard vaksin sudah sama.
Jadi yg dulu udah vaksin dg masa berlaku cuma 10 tahun, skrg bisa vaksin ulang agar berlaku seumur hidup.
5. Sebaiknya sarapan/makan dulu sebelum berangkat vaksin dan pastikan badan dalam kondisi sehat.
Demikianlah sedikit yg saya ketahui dari pengalaman berburu vaksin "Yellow Fever".
Selamat berlayar, semoga kita selalu terhindar dari penyakit berbahaya menular dan kembali ke Tanah air dalam kondisi sehat wal afiat.
Salam,
Abudhabi, 28 July 2019.
Zie Ahmadi.
5. Sebaiknya sarapan/makan dulu sebelum berangkat vaksin dan pastikan badan dalam kondisi sehat.
Demikianlah sedikit yg saya ketahui dari pengalaman berburu vaksin "Yellow Fever".
Selamat berlayar, semoga kita selalu terhindar dari penyakit berbahaya menular dan kembali ke Tanah air dalam kondisi sehat wal afiat.
Salam,
Abudhabi, 28 July 2019.
Zie Ahmadi.
Kamis, 01 Maret 2018
SUEZ CANAL "TERUSAN SUEZ"
TERUSAN SUEZ "CANAL SUEZ"
Beberapa bulan yang lalu saya berkesempatan
berlayar melintasi Canal Suez dalam rangka Ship’s delivery dari Dammam Port, KSA
menuju Port Said, Egypt. Canal Suez sendiri di operasikan dg system “Lock-Free
Transit” yang terdiri atas beberapa Passage convoy yakni, 2 Southbound dan 1
Northbound setiap harinya, Maximum 40 kapal untuk per-convoy dengan waktu
transit rata-rata 14 Jam.
Berikut adalah catatan singkat saya mengenai
Suez Canal
Melintasi canal suez akan melihat pemandangan padang pasir yg indah
Pendahuluan:
Terusan Suez (Dalam Bahasa Arab, QanΔt As-Suways), Terletak di sebelah barat Semenanjung
Sinai yg terletak di Mesir / Egypt, mempunyai panjang sekitar 192 KM
(104 Nautical Miles) dengan lebar 150 M dan kedalaman yg dikeruk hingga
mencapai 19.5 M – 20 M.
Canal Suez ini menghubungkan Port Said (Arab, BΕ«r Sa'Δ«d) di Mediteranian
Sea, dengan Port Suez (Arab, BΕ«r As-Suways)
di Red
Sea.
Adanya Terusan
Suez memungkinkan akses perairan dari Eropa ke Samudera Hindia tanpa harus
berlayar berkeliling melalui ujung selatan Afrika yang bisa menambah jarak
hingga ribuan Mil laut.
Terusan ini terdiri dari dua bagian, utara dan selatan Danau Great Bitter,
menghubungkan Mediteranian Sea (Laut Tengah) dengan Gulf of Suez (Teluk Suez di
Laut merah/Red Sea)
Saat ini, Canal Suez merupakan
salah satu perairan yang paling banyak digunakan di dunia di samping Panama
Canal (Terusan Panama)
Sejarah singkat:
Pada awal tahun 1850 SM, Firaun
Senusret tercatat membangun terusan yang menghubungkan Sungai Nil dengan Laut
Merah. Terusan ini memungkinkan kapal Mesir bisa berlayar dari Sungai Nil
langsung ke Laut Merah.
Sekitar tahun 600 SM, Firaun
lain, Necho II, berusaha untuk kembali membuat terusan dan harus kehilangan
120.000 laki-laki dalam kerja paksa.
Namun, usahanya menemui
kegagalan dan akhirnya dihentikan seiring dengan kematiannya.
Sekitar tahun 270 SM, penakluk
Mesir dari Persia, Raja Darius, berhasil menyelesaikan proyek yang terbengkalai
tersebut.
Canal Suez modern dibangun pada tahun 1858-1869 oleh
Suez Canal Company dari Perancis dg prakarsa insinyur Perancis
yang bernama Ferdinand Vicomte de Lesseps atas Izin Said
Pasha, Raja muda Mesir. Sementara itu, insinyur Austria, Alois Negrelli, diberi
tugas membuat rencana.
Penggalian membutuhkan waktu 11
tahun dan menggunakan pekerja paksa sekitar 30.000 pekerja Mesir dan selesai
pada tahun 1869.
Selama konstruksi, Kerajaan
Inggris mengirim Badui bersenjata untuk memulai pemberontakan diantara pekerja
sebagai protes atas kondisi kerja yang menyedihkan.
Pemberontakan ini mampu menghentikan
praktik kerja paksa sehingga untuk selanjutnya para pekerja diberi upah.
Dalam Perang Dunia I Terusan Suez yang saat itu berada di bawah kekuasan
Inggris,
diserang oleh pasukan Jerman dan Turki Ottoman. Posisi Suez yang sangat
strategis, yaitu menghubungkan Laut
Mediterania dan Laut Merah, menjadikan terusan ini objek
rebutan antara pasukan Sekutu dan Axis.
Kemudian ketika Mesir dipimpin Presiden Gamal Abdul
Nasir, Canal Suez pada
tanggal 26 Juli 1956 dinasionalisasi oleh pihak Mesir. Hal ini memicu
terjadinya krisis Suez karena Prancis tidak terima Suez
dikuasai Mesir. Pada tanggal 29 Oktober 1956 terjadi serangan gabungan dari
Israel, pasukan Inggris dan Prancis di Mesir. Melalui intervensi dari PBB,
Amerika Serikat dan Uni Soviet konfrontasi tersebut dapat berakhir relatif
cepat, dan kampanye perang pada 22 Desember 1956 kembali dievakuasi.
Dalam Perang Enam Hari mendorong Israel pada tanggal
9 Juni 1967 kembali menguasai Suez. Terusan Suez tetap tertutup untuk
pengiriman dari Mesir dan menempatkan di perbatasan antara Mesir dan Israel.
Israel mendirikan sebuah garis pertahanan, yaitu garis Bar-Lev dan mengusai
Semenanjung Sinai.
Dalam Perang Yom Kippur, pada tanggal 6 Oktober 1973
Suez berhasil dikuasai oleh pasukan Mesir. Tetapi pada akhirnya Israel juga
berhasil memukul mundur Mesir dalam serangan balasan pada 16 Oktober 1973,
Israel menyeberangi Suez dengan membuat sebuah jembatan di atas Canal. Pada
akhir perang Yom Kippur meski Mesir kalah secara militer tapi menang secara
diplomatik sehingga seluruh saluran Suez dan Semenanjung Sinai kembali di bawah
kendali Mesir. Setelah sempat ditutup sementara, akhirnya terusan Suez kemudian
dibuka untuk umum lagi pada tahun 1975.
Peta Terusan Suez dari Port Said
di utara sampai Suez di selatan
Peta Terusan Suez dari Port Said
di utara sampai Suez di selatan
Mini Guidelines for Procedure
to entering Canal Suez. (Panduan Singkat tentang procedure untuk Canal Suez):
Nautical publication berikut ini sangat penting untuk
bahan-bahan referensi lebih details mengenai Canal Suez dan sekitarnya:
- NP 78 Vol. E: Admiralty List of Light – Mediteranean and Black sea
- NP 77 Vol. D: Admiralty List of Light – Eastern Atlantic Ocean, Western Indian Ocean, Arabian and Red Sea.
- NP 286 (8): Admiralty List of Light – Pilot service, VTS and Port operations (Red sea, Arabian Gulf)
- NP 64: Admiralty Sailing Direction – Red Sea and Gulf of Aden Pilot.
- NP 49: Admiralty Sailing Direction – Mediteranian Pilot Vol.5
- NP 203 Vol.3: Admiralty Tide Tables (Indian Ocean)
Procedure:
1. Semua kapal2 yang
memasuki, meninggalkan, bergerak, shifting berth dan ataupun maneuverings di
Canal waters area atau Port said dan Port suez di wajibkan menggunakan jasa
pandu/pilot (Pilotage is compulsory for all movements)
2. Memasuki Canal Suez dari arah Mediteranean (Port
Said) atau South Bound Passage,
- Prosedure laporan (Reporting procedure): 15 Miles sebelum sebelum kapal tiba di Canal Suez (Port Said by-Pass) Fairway Lt buoy (31 21.30 N / 32 20.70 E), Semua kapal2 sudah harus melaporkan diri melalui VHF (Ch.16 / Ch. 12 / Ch.13) ke Port Said (Port Control).
- Pilot Boarding Area:
- VLCCs, LPG & LNG, Kapal dg SCGT (Suez Canal Gross Tonnage over 35 000 T), dan kapal2 dg Draft lebih dari 12.8 M, di North Anchorage Area (Zone one), Position: 31 28.00 N / 32 19.00 E)
- Kapal2 dg Draft 11.9 M – 12.8 M, di Nort Anchorage Area (Zone two), Position: 31 24.00 N / 32 18.00 E
- Kapal2 selain dari yg disebutkan di atas, di Near Fairway Lt Buoy, Position 31 21.30 N / 32 20.70 E
3. Memasuki Canal Suez dari arah Red sea (Port Suez)
atau North Bound Passage
- 5 Miles sebelum kapal tiba di Separation Zone Lt Buoy No. 1 (29 39.50 N / 32 32.50 E), Semua kapal2 sudah harus melaporkan ketibaanya melalui VHF (Ch.14 / Ch. 16) ke Port Suez (Port control).
- Pilot Boarding Area:
a)
VLCCs,
Large bulk carriers, LPG & LNG, Kapal dg SCGT (Suez Canal Gross Tonnage
over 35 000 T), dan kapal2 dg Draft lebih dari 11.6 M, di Anchorage Area S of
Conry Rock
b)
Kapal2
selain dari yg disebutkan di atas (Draft kurang dari 11.6 M), di Waiting area,
Position 29 50.00 N / 32 34.00 E
c)
Pilot
Exchange (Pertukaran Pilot) berada di Daerah Ismailia, Position: 30 35.00 N /
32 17.00 E
4. Data – data kapal yg
harus dilaporkan ke Port control melalu Agency adalah sebagai berikut (Siapkan
data-data ini karena kemungkinan besar akan ditanyakan oleh Port Control ketika
anda laporan):
- Vessel’s Position (Latitude / Longitude)
- Vessel’s Name
- Call Sign
- IMO Number
- Flag State
- Last Port and Next Port
- ETA (Port Said or Port Suez, Dari arah mana datangnya kapal)
- Suez Canal Identification Number (SCID)
- DWT / GT / NT atau Suez Canal Gross Tonnage (SCGT)
- Nature of Cargo (Jenis Muatan)
- LOA
- Beam
- Draught
- Date of Building
- Type of Engines
- Any defect/Problems with Vessel’s Machinery
5. Port Formalities Documents:
Document2 berikut ini perlu disiapkan untuk
keperluan Port State Control:
- 3 Crew List
- 1 Ship’s Particulars
- 2 Ship’s Registry Certificate (Signed and Stamp)
- 1 International Tonnage Certificates 1969
- 1 Cargo manifest
- 2 Classification Certificates
- 1 NIL list
- 1 Port of Call List
- (Container Form, Double Bottom Tank, Cargo Tank Plan; Hanya untuk kapal2 tertentu)
Kapal-kapal yg akan melintasi Canal Suez juga harus
dilengkapi dg Search Light (Lampu Sorot), Jika tidak anda di haruskan menyewa
ke Suez Canal Authority.
Pembatasan untuk Kapal-kapal yg akan melintasi Suez
Canal:
- Tidak ada pembatasan panjang kapal untuk melintasi Suez Canal,
- Max Air Draft adalah 68 M
- Max Beam adalah 70.1 M
- Max Draft adalah 17.07 M
Jangan khawatir, semua urusan-urusan diatas akan
diatur oleh agent dan kita hanya menyiapkan dokumen2 yang diperlukan beserta reporting
prosedur saja.
Sedikit tambahan, bagi anda (Semua kapal) yg akan
berlayar melintasi “Canal Suez” diharapkan untuk menyiapkan hadiah berupa “Rokok
Marlboro”, hadiah ini nanti akan diminta oleh: Port agency, Pilot, dan Suez
crew (Electrician untuk suez projector light, dsb). Meraka tidak akan turun
kapal tanpa membawa hadiah ini.
Semoga bermanfaat.
KSA, 02 March 2018
Salam
Langganan:
Postingan (Atom)




















